Jumat, 08 April 2016
Berkembangnya Pengetahuan, Ada di Tangan Penulis
Berkembangnya Pengetahuan, Ada di Tangan Penulis
Berpikir kritis, cerita hati, dapat kita curahkan dalam suatu aktivitas santai cenderung teliti yaitu menulis. Sebuah hasil pemikiran dari membaca, pengalaman, dan sebagainya. Berbagai pengetahuan, petuah, maupun pengalaman kita dapatkan. Kondisi untuk merilekskan pikiran maupun hati.
Sekecil apapun peluang harus diburu, dan manfaatkan sebesar-besarnya. Sama halnya dengan menulis, apapun temanya yang utama adalah peluang atau usaha kita untuk mengembangkan tema itu menjadi tulisan dengan kemasan yang indah dan menarik, bahkan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan komersil yang mampu memberikan motivasi bagi pembacanya.
Tidak sekadar menulis, kesabaran adalah mental fardu ‘ain bagi penulis. Berbagai kesulitan di hadapan mata. Apalagi, pemula. Cukup ketenangan dalam hati Anda. Prioritasnya bukan hanya bakat, melainkan kemauan. Kemauan akan menumbuhkan rasa belajar pada diri Anda untuk menjadi pilihan banyak orang. Pilihan itu menimbang bibit, bobot, bebet, menarik, dan aktual.
Gapailah segala hasrat dan citamu. Sekecil apapun peristiwa bisa dimuat menjadi tulisan. Asalakan fakta dan kebenaran tetap melekat di dalamnya. Ingatlah, sebuah tulisan baik tidaklah secara instan. Tapi melalui proses. Hargai prosesmu dengan kesabaran dan ridha Allah SWT. Tulislah tulisan yang penuh manfaat. Karena tulisanmu dapat menjadi sejarah hidupmu.
Prioritas utama dalam menulis adalah menyebarluaskan informasi atau pengetahuan. Menunggu waktu yang tepat untuk menulis bukanlah sasaran utama, tetapi mulailah menulis dari sekarang adalah sasarannya.
Seperti yang dikatakan AA Gym, bahwa suatu bangsa dan menjadi besar dengan mengenakan prinsip 3M, yaitu mulailah sesuatu dari diri sendiri, mulailah dari hal yang terkecil, dan mulai lah dari sekarang. Terkait hal tersebut, menulis juga factor penentu bangsa. Terasahnya otak dalam memunculkan hal-hal yang positif dan membantu menganalisa sebuah permasalahan, serta menggambarkan isi hati penulis. Go, Go,Go….!!! Ayo, mulailah menulis dari sekarang. Demi kemajuan bangsa.
Rabu, 06 April 2016
Konsep Manajemen Siswa MTs ABC
Konsep Manajemen Siswa MTs ABC Tahun 2015/2016
Berikut adalah sebuah latihan untuk me-manajemen siswa di MTs ABC:
Berikut adalah rencana pembagian kelas berdasarkan tabel di atas:
Rencana pembagian kelas VII dengan jumlah siswa laki-laki 67 dan siswa perempuan 70 dengan jumlah total 137 yaitu sebagai berikut:
Rencana pembagian kelas VIII dengan jumlah siswa laki-laki 75 dan siswa perempuan 56,
dengan jumlah total 56, sebagai berikut:
Rencana pembagian kelas IX dengan jumlah siswa laki-laki 60 dan perempuan 55, dengan jumlah
totalnya 115. Rencananya akan dibuat menjadi 5 kelas, dimana setiap kelas berjumlah 23 peserta
didik. Berikut datanya:
Dengan konsep pembagian tersebut seorang pendidik (guru) lebih mudah mengontrol, mengaw- asi, bahkan membimbing peserta didiknya. Serta seorang pendidik juga lebih mudah mengenal
peserta didiknya, bahkan hafal nama peserta didiknya. Lebih dari itu, pendidik (sebut saja guru)
juga bisa mengetahui latar belakang peserta didiknya dan bisa mengatasi atau menyelesaikan
masalalah-masalah peserta didiknya, seperti masalah keluarga yang dihadapinya, kurangnya
motivasi atau percaya dirinya peserta didik, dll.
Di samping ada kelebihan, pasti ada kelemahan. Kelemahannya yaitu pengeluaran dana / APBN yang begitu besar.
Berdasarkan data-data yang telah disajikan, dapat diketahui bahwa jumlah seluruh siswa yang
berjenis kelamin laki-laki yaitu 206, berjenis kelamin perempuan 191, sehingga jumlah totalnya
(laki-laki dan perempuan) MTs ABC adalah 397.
Langganan:
Postingan (Atom)






