Senin, 06 Februari 2017
Hubungan Antara Akhlak dan Tasawwuf
Akhlak merupakan suatu bentuk atau perwujudan dari suatu jiwa yang benar-benar telah meresap dan dari situlah munculnya berbagai macam perbuatan secara spontan dan mudah, tanpa dibuat-buat serta tidak membutuhkan pemikiran atau angan-angan yang panjang. Sedangkan tasawwuf merupakan kehidupan rohani yaitu fitnah manusia dengan tujuan untuk mencapai hakekat yang tinggi, berupa mendekatkan diri kepada Allah dengan jalan mensucikan jiwanya, serta melepaskan jiwanya dari noda-noda atau perbuatan tercela. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tasawwuf adalah ilmunya sedangkan akhlak adalah perwujudan dari amalan tasawwuf yang muncul karena keyakinan dalam hati seseorang.
Amalan tasawwuf diformulasikan pada pengaturan sikap mental dan pendisiplinan tingkah laku yang ketat. Dengan kata lain, untuk melalui pensucian jiwa raga yang mencapai tingkat kebahagian manusia harus melalui pensucian jiwa raga yang bermula dari pembentukan pribadi yang bermoral paripurna dan berakhlakul karimah.
Jelaslah bahwa formulasi awal amalan tasawwuf adalah pembinaan mental atau berakhlakul karimah. Jadi, akhlak merupakan cerminan dari keadaan jiwa dan sekaligus gerak-gerik, sikap, perilaku atau tindakan manusia, karena memang tak seorangpun yang dapat terlepas dari akhlak. Manusia akan dinilai dan dipandang berakhlak mulia sekiranya jiwa dan tindakannya menunjukkan kepada hal-hal yang baik, dipandang mulia sesuai dengan norma atau kaidah agama berlaku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar